|
![]() |
|
|
|
AGENDA
BANK SOAL
SD/MI
SMP/MTs
SMA/MA/SMK
Bank Soal SMK: Matematika SMK (baca 3426) Bank Soal SMK: PPKn (baca 544) Bank Soal SMK: Kimia (baca 672) Tes Masuk PTN
Tes CPNS
BUKU ELEKTRONIK
DOWNLOAD
BSE: Download Sendiri Atau Copy DVD? (baca 84) Bank Soal Lengkap: SD, SMP, SMA, SMK (baca 5584) Bank Soal SMK: Matematika SMK (baca 3426) Bank Soal SMK: PPKn (baca 544) |
Smart Parenting
22 Nov 2008 | Dibaca 25 kali | 5 Komentar | Blog, Smart Parenting
Saya punya kebiasaan membeli koran eceran di perempatan jalan dekat rumah. Kadang dua sekaligus. Padahal di rumah juga sudah langganan salah satu koran. Dibaca semuanya? Sejujurnya, tidak. Saya tak punya waktu membaca 3 koran dalam sehari, apalagi kebanyakan beritanya mirip. Sebenarnya tak perlu membeli koran sebanyak itu karena melalui internet saya bisa mengakses banyak koran online kalau mau. Alasan saya membeli koran lebih karena salut pada mereka yang rela bekerja keras mendapatkan sedikit uang dengan cara yang benar dan halal. Salah satu penjual koran di perempatan jalan Dharmawangsa - Kertajaya adalah lelaki tua dengan (maaf) kaki satu. Dia bertongkat karena kaki kanannya hanya selutut. Selengkapnya Doa Berharap Mati
Alhamdulillah, lebaran tahun ini saya "berhasil" mengajak keluarga silaturahim ke Ponorogo. Tahun lalu batal, terpaksa putar balik ke rumah ibu di Jombang karena terjebak kemacetan yang luar biasa di Kertosono. ![]() Bertemu nenek istri (berarti eyang buyutnya anak saya) adalah kebahagiaan yang tiada tara. Subhanalloh, di usia 92 tahun, beliau masih sangat sehat. Tidak pikun. Masih ingat satu persatu cucunya, meski frekwensi pertemuan dalam setahun bisa dihitung dengan jari. ... selanjutnya Membeli Cinta Anak
Anda pernah dapat hadiah? Saya rasa semua orang pernah terima hadiah. Bisa dari bos, orang tua, istri atau suami, teman baik, atau dari siapa saja. Tapi hadiah yang saya terima kali ini sungguh luar biasa. Mungkin ini akan menjadi yang terindah dalam hidup saya. Malam itu saya baru datang dari luar kota. Seperti biasa, begitu masuk garasi, anak-anak menyambut dengan heboh. Tiba-tiba Faris (anak kedua, sekarang kelas 1 SD) mendekat, “Ayah, aku ada hadiah buat ayah”. ... selanjutnyaMengukir Batu Kesalihan ...
Jika Anda bertanya, "Hari apa yang saya senangi?" Saya spontan menjawab: "Ahad". Ya, Ahad, tanggal merah, hari libur. Bukan karena libur kegiatan (Ahad saya kadang tetap beraktivitas, malah seringkali lebih padat), tapi hari Ahad adalah hari di mana anak-anak saya libur mengaji. LHO????... selanjutnya Istriku, Kekagumanku ....
Saya berharap, istri saya tidak membaca tulisan ini (kuatir GR, hehe..). Sejujurnya, sebelum ini belum pernah saya memuji “setinggi langit” tentang prestasi istri dan kemudian menuliskannya dalam blog yang mendunia. Tapi malam ini, saya tak tahan untuk tidak mengungkapkan betapa kagumnya saya pada wanita yang saya nikahi sejak 1 Mei 1997…... selanjutnya Pembantu Juga Manusia
Namanya cukup singkat: Mu’inah, biasa dipanggil Mbak In. Dia adalah “staf ahli” yang bekerja di rumah saya sejak 8 tahun lalu. Saat itu kami berdua bahkan belum dikaruniai anak (saat tulisan ini dibuat, si sulung berumur 7 tahun).“8 tahun? Masih tetep? Wah hebat ya..”. “Pembantunya masih yang dulu itu?” “Sampeyan gaji piro seh kok bisa kerasan gitu?” Masih banyak lagi komentar bernada keheranan dari teman-teman tentang awetnya staf ahli di rumah saya tersebut. Yang Tua, Yang Mau Menang Sendiri ?
Waktu sudah menunjukkan lewat tengah malam, tapi lelaki itu tak juga beranjak ke kamar tidurnya. Kepenatan setelah seharian beraktivitas di luar rumah, rasa kantuk yang sudah tak tertahankan lagi, masih coba dilawan dengan berbagai cara, karena nampaknya lelaki tersebut masih belum ingin terlelap dalam mimpi. Dia sulit tidur karena masih terbayang jelas peristiwa maghrib tadi, dimana lelaki itu telah menegur anaknya yang baru berumur 5 tahun untuk sebuah tindakan yang sebenarnya tepat, dan seharusnya malah berhak dapat pujian. ... selanjutnya Jangan Ajari Anak Berdusta !!
"Ya, jangan ajari anak berbohong". Judul yang provokatif. Tak ada orang yang mau anaknya menjadi pembohong. Semua ingin punya anak jujur. Tahukah Anda, justru kitalah yang selama ini, sadar atau tidak, telah mengajari anak-anak berdusta? Peristiwa ini sudah lebih dari setahun berlalu. Entah mengapa, sampai sekarang saya tak pernah benar-benar bisa melupakannya. Saya menyesal. Kesal. Oh, seandainya waktu bisa berputar, saya pasti akan memperbaikinya. ... selanjutnya |
DUNIA IGI
Pak Tjandra Heruawan Telah Berpulang... (baca 247) BSE: Download Sendiri Atau Copy DVD? (baca 84) INTERNET KELUARGA
SMART PARENTING
Ikhlas Atau Percuma? (baca 25) Doa Berharap Mati (baca 14) Membeli Cinta Anak (baca 34) Mengukir Batu Kesalihan ... (baca 20) Istriku, Kekagumanku .... (baca 16) POJOK KOMENTAR
Komentar: 0
Kepala Dinas Pendidikan siapkan REWARD dalam bentuk bantuan sarana dan pra sarana pendidikan untuk sekolah yang prestasi UN-nya bagus. Sedangkan ekolah yang prestasinya kurang memuaskan akan diberi PUNISHMENT (Jawa Pos, 11/2/11) Komentar: Sarpras itu kewajiban pemerintah. Yang nilainya jeblok mungkin lebih butuh karena sarananya kurang memadai. Kalau mau beri punishment, hukumlah yang curang dalam UN. Ancaman seperti ini membuat kepala sekolah terbebani, lalu menekan guru menyusun "tim sukses" UN... baca & komentar Komentar: 1
Polisi gandeng dewan usut dugaan potongan tunjangan untuk GTT Surabaya.
Guru yang diintimidasi pemecatan oleh Kasek karena melapor juga akan
dilindungi (Jawa Pos, 30/12/2010)
Komentar: Oke, tunggu apa lagi, laporkan saja. Stop kedhaliman sekarang juga. Agar tak ada lagi pihak yang berani memotong tunjangan GTT setelah ini... baca & komentar Komentar: 1
Kepala sekolah SD di Ngawi menipu puluhan calon mahasiswa, yang kebanyakan guru berijasah D-2. Modusnya, korban dijanjikan kuliah PGSD di Surabaya selama 4 semester (2 tahun) dengan biaya sekitar 8,5 juta per orang (Jawa Pos, 28/12/2010)
Komentar: Pak Kasek, jangan "kreatif" kebablasan!!! Cari duit halal, dong. Para guru, kalau memang niat mau kuliah (lagi), plis cari kampus yang bener, dan jangan mudah tertipu... baca & komentar |
| © 2008-2011 Mohammad Ihsan. Hak cipta dilindungi Undang-Undang.
Counter
|