AGENDA
BANK SOAL
SD/MI
Bank Soal SD: PPKn (baca 1586)
Bank Soal SD: IPS (baca 1759)
SMP/MTs
Bank Soal SMP: IPS (baca 2934)
SMA/MA/SMK
Tes Masuk PTN
Tes CPNS
BUKU ELEKTRONIK
DOWNLOAD

Jika ingin berkorespondensi lebih lanjut, menjalin silaturahhim dengan kami sekeluarga, silahkan mengisi buku tamu yang telah disediakan, atau hubungi kami via Facebook, Twitter, YM atau Email: mohammad.ihsan@yahoo.com

Buku Tamu

Dakwah Islam
Hidayah Muallaf
Kari Ansari: Tiap Natal Tiba, Saya Serasa Memperbaharui Iman

REPUBLIKA.CO.ID, CALIFORNIA--Tiap Natal, Kari Ansari seolah tengah memutar ingatan masa silam. Ia menikmati Natal sekadar sebagai: rumah dihiasi dengan suasana musim dingin kendati di luar suhu tak sedang dingin, nyanyian sepanjang hari, dan makanan lezat. Tak ada ritual apapun yang dilakukan keluarganya.

Ia menemukan semangat Natal, justru setelah menjadi Muslim. Tafsir surat Maryam ayat 45-47, menjelaskan semuanya. Natal baginya adalah penyemangat untuk memperbaharui iman. "Ketabahan Mariam menerima takdir Allah, sungguh luar biasa," ujarnya.
... selanjutnya
Kisah Empat Remaja Inggris Menemukan 'Kehidupan' Dalam Islam

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON--Hasil survei terbaru dari Faith Matters menyatakan penyebaran Islam di Inggris lebih cepat ketimbang di negara Eropa lainnya. Per tahun, diperkirakan ada sekitar 5.000 mualaf baru di Inggris, sementara di Jerman dan Prancis jumlah mualaf per tahunnya sekitar 4.000 orang.

Peneliti dari Faith Matters menyurvei tiap masjid yang ada di London. Hasilnya, untuk Kota London saja, selama 2010 ada 1.400 mualaf baru. Ini belum termasuk data dari kota-kota di seluruh Inggris Raya.
... selanjutnya
Kai Luhr: Anggap Norma Barat Merosot, Mualaf Jerman Disiplin dengan Nilai Islami

REPUBLIKA.CO.ID, Dalam soal penampilan, Kai Luhr tampak paling beda. Kai yang bersujud diantara pria-pria lain bercambang yang mengenakan baju tunik putih saat menunduk ke arah Mekkah, terlihat bersih dengan wajah tercukur rapi. Ia mengenakan jins dan jaket abu-abu.

Ia mungkin lebih cocok hadir di perkumpulan Gereja di sebelah. Namun terlihat jelas, ia paham bagaimana menjalankan shalat lima waktu. Ia juga melakukan ruku dan sujud serta berdoa dalam bahasa Arab. ... selanjutnya
Fleur Paumen, Pilih Islam dan Indonesia

Fleur Paumen baru saja kembali dari perjalanan haji di tanah suci. "Kami melakukannya untuk Allah, jadi tidak boleh mengeluh," katanya. Delapan belas tahun lalu, tanpa paksaan Fleur memutuskan memeluk Islam dan bermukim di Indonesia. Pilihan yang tak dimengerti keluarga dan teman-temannya.

Fleur menuangkan segelas air zam-zam untuk saya. Ini air suci. Mereka yang pergi haji menampungnya di botol plastik untuk dibawa pulang dari Arab Saudi. Air ini bisa menyembuhkan segala macam penyakit. Kami bertemu di rumah baru Fleur di Cimanggis, di sebelah selatan Jakarta: reuni setelah lama tak berjumpa.
... selanjutnya
Iris Rengganis Makin Mantap dalam Renungan di Makkah

"Ya Allah, kalau memang Islam ini agama yang harus saya anut, saya akan balik lagi ke sini."


Bisikan hati tersebut melintas di hati dr Iris Rengganis sesaat sebelum ia meninggalkan Makkah. Ketika itu, pada 1993, ia diajak ayahnya, Prof Dr dr Karnen Garna Baratawidjaja SpPD KAI FAAAAI, untuk melaksanakan umrah.

Ayahnya seorang dokter terkemuka di negeri ini, membawanya umrah sekitar satu tahun setelah anak sulungnya itu menyatakan masuk Islam di umur 34 tahun (1992).

... selanjutnya
Yudi Mulyana: Hidayah di Ujung Fajar

Suara azan Subuh menyayat-nyayat hati Yudi Mulyana, pendeta yang juga staf pengajar agama Kristen di sebuah sekolah dasar di Cirebon, pagi itu. Jantungnya berdegup kencang. Ia limbung dan roboh.

''Saya tak tahu apa yang terjadi dengan diri saya pagi itu,'' ujarnya sambil menceritakan kejadian di pengujung Agustus 2008. Padahal, ia memang terbiasa bangun pagi, berbarengan Subuh. Melakukan doa pagi dan membaca Alkitab adalah aktivitas rutinnya membuka hari.Namun pagi itu, ia seolah lumpuh. Meski panik, ia mencoba tenang. Yudi membuat banyak asumsi untuk menghibur diri. Namun, tak satu pun mampu menolongnya.

Hatinya menjadi tenang setelah membuka saluran televisi menyaksikan acara zikir yang dipimpin oleh Ustaz Arifin Ilham.

... selanjutnya
Rosalyn Rushbrook, Menemukan Kebenaran Islam Dalam Al-Kitab

Dia mendapati ajaran agama terdahulu telah banyak menyimpang, terutama yang berkaitan dengan konsep ketuhanan.


Ia mendapat ijazah di bidang Teologi Kristen. Namun, pengetahuan Kristennya yang begitu mendalam, menjadikan perempuan paruh baya ini mencintai Islam. Rushbrook yang berganti nama Ruqaiyyah Waris Maqsood setelah memeluk Islam, merupakan salah satu penulis buku-buku Islam paling produktif. Puluhan buku berkenaan dengan Islam telah ditulis oleh perempuan kelahiran London, Inggris, tahun 1942 ini. Buku-bukunya termasuk best seller dan menjadi referensi serta rujukan di berbagai negara.

... selanjutnya
Sara Bokker, Hidayah Allah untuk Sang Model
Dunia entertainment yang telah membesarkan namanya itu tak membuat hidupnya menjadi lebih tenang, damai, dan nyaman. Kerap kali, ia mengalami ketegangan dan kebingungan dalam menjalani hidup. Bokker pun mulai mengalihkan kegiatannya dari pesta ke pesta dan alkohol menuju ke meditasi, mengikuti aktivitas sosial, dan mempelajari berbagai agama.
... selanjutnya
Maurice Bucaille tak Ragu dengan Kebenaran Alquran

Penelitiannya tentang Mumi Firaun membawanya pada kebenaran Alquran.

Suatu hari di pertengahan tahun 1975, sebuah tawaran dari pemerintah Prancis datang kepada pemerintah Mesir. Negara Eropa tersebut menawarkan bantuan untuk meneliti, mempelajari, dan menganalisis mumi Firaun. Tawaran tersebut disambut baik oleh Mesir. Setelah mendapat restu dari pemerintah Mesir, mumi Firaun tersebut kemudian digotong ke Prancis. Bahkan, pihak Prancis membuat pesta penyambutan kedatangan mumi Firaun dengan pesta yang sangat meriah.

Pemimpin ahli bedah sekaligus penanggung jawab utama dalam penelitian mumi ini adalah Prof Dr Maurice Bucaille.
... selanjutnya
Idris Tawfiq, Mantan Pastor yang Memilih Islam

Sebelumnya, Idris Tawfiq adalah seorang pastor gereja Katholik Roma di Inggris. Mulanya, ia memiliki pandangan negatif terhadap Islam. Baginya saat itu, Islam hanya identik dengan terorisme, potong tangan, diskriminatif terhadap perempuan, dan lain sebagainya.

Namun, pandangan itu mulai berubah, ketika ia melakukan kunjungan ke Mesir. Di negeri Piramida itu, Idris Tawfiq menyaksikan ketulusan dan kesederhanaan kaum Muslimin dalam melaksanakan ibadah dan serta keramahan sikap mereka.
... selanjutnya
Dari AS ke Mesir, Wanita Katolik Menemukan Islam

Mengapa saya memilih Islam? Saya ingat dengan jelas hari dimana saya resmi menjadi wanita mualaf di masjid Al-Azhar Kairo. Saya datang langsung dari AS, Namun apa yang telah membimbing saya menuju hari itu adalah semacam tuntunan bawah sadar yang terus mencari kebenaran Allah.

Saat kecil, saya selalu percaya kepada agama dan Allah, tetapi tidak pernah cocok dengan konsep yang disajikan dalam Katolik. Saya tidak bisa menerima bagaimana Tuhan ada tiga (dengan konsep Trinitas), bagaimana kita bisa berdoa kepada banyak orang seperti Yesus, Maria dan bermacam-macam orang suci. Bagaimana kita bisa menerima konsep dosa asal, bagaimana imam dapat "menghapus" dosa-dosa Anda, atau mengapa ada ratusan bibel yang berbeda.
... selanjutnya
Hj Irena Handono: Pahami Sulitnya Menjadi Muallaf
Setelah menjadi muallaf beberapa tahun lalu, Hj Irena Handono, semakin aktif dalam bidang dakwah. Tak hanya itu, dia pun tergerak untuk mencurahkan perhatiannya pada pembinaan muallaf.
... selanjutnya
Kenneth L Jenkins, Islam Membuatnya Terlahir Kembali

Agama Islam tak mengenal perbedaan status sosial. Sebagai seorang pendeta dan pembina pada sebuah gereja Pantekosta di Amerika Serikat (AS), sudah menjadi kewajiban bagi Kenneth L Jenkins untuk memberi penerangan (khutbah) kepada orang-orang yang menurutnya masih berada di dalam kegelapan, yakni orang-orang yang belum mendapatkan pencerahan dari agama yang diyakininya.

Namun, kondisi tersebut berubah 360 derajat manakala sang pendeta menemukan Islam. Setelah memeluk Islam, saya merasa sungguh-sungguh perlu untuk membantu orang-orang yang belum mendapatkan cahaya Islam, ujarnya seperti dikutip situs Islamreligion.com.

... selanjutnya
Samsudin Taliwongso: Badai itu Menjadi Jalan Hidayah
Suatu malam di tengah lautan bebas datanglah badai yang luar biasa yang menghantam kapal. Banyak orang yang muntah-muntah dan lemas tidak berdaya. Doa dipanjatkan.  Saat itulah ada seorang penumpang Muslim yang bernama Latoke asal Makassar sedang shalat. Saya perhatikan apa yang dilakukannya. Dalam hati saya berucap: “Nih orang, orang lain mau mati kok malah nungging-nungging”. Setelah itu Latoke pun membaca buku (Alquran) di tengah suasana seperti itu. Tentu saya jengkel.

Besoknya badai yang dahsyat datang lagi. Saya penasaran mencarinya kembali. Ia ternyata tertidur pulas akibat lemas dihajar ombak semalaman. Di dekatnya ada buku (Alquran).
... selanjutnya
Idris De Vries: Kun Faya Kun

Aku besar di wilayah utara Belanda. Di sana jarang sekali ditemukan warga keturunan asing. Satu-satunya agama yang kuketahui sejak kecil adalah Kristen. Aku pun menganut agama tersebut meski tidak begitu meyakininya. Aku sudah ragu tentang konsep Trinitas sejak kecil.

Bagaimana mungkin Tuhan bisa berperan sebagai "Anak Tuhan' di saat yang bersamaan? Bagaimana mungkin Tuhan membiarkan Anak-Nya sendiri mati disalib oleh para pembangkang? Bagaimana mungkin Anak Tuhan bisa dibangkitkan kembali oleh Tuhan ke surga, padahal Anak Tuhan tersebut adalah Tuhan itu sendiri? Maka meski sejak kecil aku percaya bahwa Tuhan itu memang ada, tapi aku tidak meyakini kebenaran Kristen, satu-satunya agama yang kukenali saat itu.
... selanjutnya
Hofmann: Menjadi "Muslim" Sebelum Resmi Islam

Beberapa pengalaman kunci akhirnya membawa Hofmann menuju Islam. Pertama dari seluruh rangkaian itu terjadi pada 1961, ketika ia ditugaskan di Aljazair sebagai atase kedutaan Jerman. Ia menemukan dirinya berada di tengah-tengah situasi perang gerilya berdarah antara pasukan Perancis dan Front Nasional Aljazair yang telah bertempur untuk kemerdekaan Aljazair selama delapan tahun lebih.

Di sana ia menyaksikan kejahatan dan pembantaian yang diterima populasi rakyat Aljazair. Setiap hari hampir selusin orang dibunuh--jarak dekat dengan eksekusi--hanya karena menjadi orang Arab yang menyerukan kemerdekaan.

... selanjutnya
M. Syafii Antonio: Islam Memiliki Sistem Nilai yang Sempurna

Pria yang lahir 12 mei 1965 di Sukabumi, Jawa Barat, dengan nama Nio Cwan Chung ini merupakan WNI keturunan Tionghoa. Sejak kecil ia mengenal dan menganut ajaran Konghucu, karena ayahnya adalah seorang pendeta Konghucu.

Kondisi keluargan yang cukup terbuka dan memberikan kebebasan anak-anaknya dalam memilih agama (kecuali Islam) menjadikan Syafi'i kala itu memilih agama Kristen Protestan menjadi agamanya. Setelah menjadi Kristen ia ganti nama menjadi Pilot Sagaran Antonio.
... selanjutnya
Ibrahim Khalil, Misionaris Pendeta Koptik yang Bersyahadat
Ibrahim Khalil adalah mantan pendeta Koptik Mesir yang belajar Islam demi menemukan kesalahan. Namun hasilnya justru sebaliknya.

Al-Haj Ibrahim Khalil Ahmad, dulu bernama Ibrahim Khalil Philobus, Pendeta Koptik ( dari kata Kopt yakni suku kuno di Mesir) yang belajar teologi dan mendapat gelar master dari Universitas Princeton. Ia belajar Islam untuk menemukan celah menyerang sebagai ganti ia malah menerima islam bahkan bersama keempat putranya, salah satu kini menjadi guru besar di Sorbonne, Paris. Inilah cerita Ibrahim Khalil.
... selanjutnya
Jerry Duane Gray, Tersentuh Sikap Toleran

'Agama kekerasan', itulah citra negatif yang disematkan sebagian kalangan warga Barat terhadap Islam. Persepsi ini pula yang pada awalnya hinggap di benak Jerry Duane Gray ketika dia masih tinggal di Amerika Serikat (AS) dan bekerja di Angkatan Udara AS.

Dengan alasan ini pula, pria kelahiran Wiesbaden, Jerman, itu sempat mengemukakan keberatan ketika harus bertugas di Arab Saudi. Dia enggan masuk ke negara kerajaan itu karena takut terhadap orang Arab dan Islam.

Tapi, tugas tetap harus dilaksanakan. Maka, berangkatkah Jerry ke Timur Tengah sekitar tahun 1982. Dia menjadi mekanik pesawat AU AS serta instruktur di New Saudi Mechanics.

... selanjutnya
Yvonne Ridley: Mengenal Islam dari Taliban

Ia sempat ditahan pasukan Taliban. Setelah bebas, ia mempelajari Islam dan memilih menjadi pemeluknya tahun 2003.

Apa perasaan Anda jika tertawan dan ditangkap musuh? Mungkin susah untuk membayangkan nasib Anda akan berakhir pada sebuah kebahagiaan. Apalagi, jika menghadapi tuduhan sebagai mata-mata, penyusup, dan lain sebagainya.

Namun, tidak demikian dengan yang dirasakan Yvonne Ridley, seorang wartawati Inggris. Perempuan paruh baya ini justru mengaku bahagia setelah ditangkap dan diinterogasi pasukan Taliban yang oleh media massa Amerika Serikat (AS), digambarkan sebagai kelompok Islam garis keras dan kejam.
... selanjutnya
Prof Jeffrey Lang: Hidayah dari Hadiah Alquran

Menginjak usia 18 tahun, Lang remaja memutuskan menjadi seorang atheis. ‘’Jika Tuhan itu ada dan Dia punya belas kasih dan sayang, lalu mengapa ada begitu banyak penderitaan di atas bumi ini? Mengapa Dia tidak masukkan saja kita semua ke dalam surga? Mengapa juga dia menciptakan orang-orang di atas bumi ini dengan berbagai penderitaan?’’ kisah Lang tentang kegelisahan hatinya kala itu. Selama bertahun-tahun, pertanyaan-pertanyaan seperti itu terus menggelayuti pikirannya.

Dihadiahi Alquran akhirnya Lang baru mendapat jawaban atas berbagai pertanyaan tersebut ketika ia bekerja sebagai salah seorang asisten dosen di Jurusan Matematika, Universitas San Francisco. Di sanalah, ia menemukan petunjuk bahwa Tuhan itu ada dan nyata dalam kehidupan ini. Petunjuk itu ia dapatkan dari beberapa mahasiswanya yang beragama Islam.

... selanjutnya
Dale Andrew Collins-Smith: Hidayah Azan Subuh

Masyarakat Indonesia mengenal sosok pria bule ini dari layar kaca. Sejak beberapa tahun terakhir, pemilik nama lahir Dale Andrew Collins-Smith memang ikut meramaikan dunia entertainment di Tanah Air. Saat ini, ia melakoni sebagai pembawa acara program religi yang ditayangkan di salah satu stasiun televisi swasta.

Menurut Wahyu, begitu ia biasa disapa kini, gambaran dirinya yang dulu adalah orang yang gemar minuman beralkohol dan dekat dengan kehidupan malam dan hura-hura. ''Meski sejak kecil saya menganut (agama) Buddha, saya lebih mementingkan berprestasi secara duniawi, punya harta dan pekerjaan yang membanggakan,'' ujar lelaki kelahiran Skotlandia, 28 Juli 1963.  ... selanjutnya
Budi Setyagraha: Gara-gara Takut Rezeki Dicabut

Dengan berbekal pengalaman, warga keturunan Cina yang terbiasa berdagang, Budi pun memulai usahanya dalam bidang bangunan, tepatnya di Jalan Kyai Mojo, Yogyakarta, 21 tahun silam. Beruntung, karena ketekunan dan ketelitiannya, dalam waktu singkat usahanya pun mulai menuai hasil. Dan, ia merasa keberhasilannya itu patut disyukuri.

Disinilah rupanya mulai muncul kebimbangan. Dirinya bingung harus bersyukur dengan cara apa dan pada tuhan yang mana. Budi mengaku, tidak yakin dengan agama Buddha yang telah dianut sebelumnya. ... selanjutnya
Tatiana SP Basuki: Kegelisahan Hati Sang Pencari Tuhan

Setelah masuk Islam, semuanya menjadi plong dan tenang.

Berbagai macam ajaran agama yang berkembang di Indonesia pernah dipelajarinya, dari Kristen Protestan hingga Hindu dan Buddha. Namun, itu semua belum membawa ketenangan dalam diri Tatiana SP Basuki.''Dari kecil, saya dididik sebagai seorang Katolik. Tapi, ketika beranjak dewasa dan memasuki dunia kerja, saya mengalami kegelisahan. Kayaknya, saya tidak menemukan sesuatu dalam keyakinan yang saya anut,'' ujarnya.

Kondisi tersebut berdampak pada kehidupan spiritual perempuan yang biasa disapa Ana ini. Jika sedang beribadah, pikirannya tidak terfokus. Begitu juga ketika datang ke gereja, ia lebih banyak melamun. Sampai suatu ketika, salah seorang teman menawarkan kitab suci umat Islam, Alquran, kepada perempuan kelahiran Klaten, 20 Maret, ini.
... selanjutnya
Sang Imam Masjid Asli Muallaf
VALENCIA — Tiga belas tahun lalu Vicente Mota Alfaro adalah penganut Katholik taat yang rutin berkunjung ke sekolah Minggu dan membaca Injil setiap hari. Kini ia bukan hanya seorang Muslim melainkan imam sebuah masjid Pusat Kebudaayaan Islam di Valencia (CCIV)



Dengan demikian ia menjadi orang pertama dalam posisi tersebut di masjid yang memiliki latar belakang berpindah agama.

... selanjutnya
Gadis Islandia itu Temukan Islam di Amerika
Gadis manis asal Islandia itu mengucapkan syahadat melalui chatroom di internet. Ia akhirnya meninggalkan agama lamanya, Kristen

Hidayatullah.com-- Kisah perjalanan menuju Islam gadis asal Islandia ini cukup menarik. Betapa tidak, seperti pengakuannya, di negaranya Islam hampir tak ada gema, saking minoritasnya. Dia sedikit tahu Islam justru ketika melakukan kontak dengan temannya, juga dari Islandia, yang sedang ikut pertukaran pelajar di Indonesia. Lalu, satu ketika, dia dapat beasiswa untuk belajar di AS. Dalam rombongannya ada seorang mahasiswa asal Mesir. Dari pemuda Mesir inilah dia mulai tahu Islam lebih jauh. Alhasil, di Amerika dia lebih banyak mencari tahu Islam hingga akhirnya bersyahadah melalui fasilitas chating di internet. Aminah, begitu namanya selepas memeluk Islam, menceritakan kisah uniknya.
... selanjutnya
Sara Bokker: Menemukan Kedamaian Islam di Balik Jilbab dan Niqab

Sara Bokker, dulunya adalah seorang model, aktris, aktivis dan instruktur fitness di Amerika Serikat. Kini dia menjadi muslimah.

"Saya membeli gaun panjang yang bagus dan kerudung seperti layaknya busana Muslim dan saya berjalan di jalan dan lingkungan yang sama, dimana beberapa hari sebelumnya saya berjalan hanya dengan celana pendek, bikini atau pakaian kerja yang 'elegan'," tutur Bokker.

"Orang-orang yang saya jumpai tetap sama, tapi untuk pertama kalinya, saya benar-benar menjadi seorang perempuan"
... selanjutnya
Mutiara Hadits
Bersegera Menyongsong Kewajiban

Di dalam hadits Jabir yang disepakati oleh al-Bukhâri dan Muslim, beliau menyatakan:

Ada seorang laki-laki yang bertanya kepada Rasulullah saw. pada perang Uhud, “Tahukah Engkau dimana tempatku jika aku terbunuh?” Rasulullah bersabda, “Engkau akan berada di surga.” Mendengar sabda Rasulullah saw. tersebut, maka laki-laki itu serta merta melemparkan buah-buah kurma yang ada di tangannya, kemudian ia maju untuk berperang hingga terbunuh di medan perang.

... selanjutnya
Bagaimana Mungkin Doa Kita dikabulkan?

“Wahai manusia, sesungguhnya Allah tidak akan menerima sesuatu kecuali yang baik (thayyib), dan sesungguhnya Allah memerintahkan kaum mukmin sebagaimana halnya Ia memerintah para Rasul." Kemudian, Ia berfirman, “Wahai para Rasul, makanlah dari rejeki yang baik-baik, dan berbuat baiklah kalian. Sesungguhnya Aku Mengetahui apa yang engkau ketahui.” Selanjutnya, beliau bercerita tentang seorang laki-laki yang berada di dalam perjalanan yang sangat panjang, hingga pakaiannya lusuh dan berdebu. Laki-laki itu lantas menengadahkan dua tangannya ke atas langit dan berdoa, “Ya Tuhanku, Ya Tuhanku," sementara itu makanan yang dimakannya adalah haram, minuman yang diminumnya adalah haram, dan pakaian yang dikenakannya adalah haram; dan ia diberi makanan dengan makanan-makanan yang haram. Lantas, bagaimana mungkin doanya dikabulkan?.”
[HR. Muslim]



... selanjutnya
Tidak Besedekah dan Tidak Berjihad, Lalu dengan Apa Anda Akan Masuk Surga?

Aku berkata, wahai Rasulullah: Ada dua syarat dimana aku tidak mampu. Pertama, zakat. Sebab saya tidak memiliki kecuali sepuluh unta. Unta-unta itu penopang hidup keluargaku dan kendaraan mereka.

Kedua, jihad. Dalam hal jihad ini mereka mengatakan bahwa siapa saja yang lari dari medan jihad, maka ia akan mendapat murka Allah. Aku khawatir bahwa ketika aku ikut dalam sebuah peperangan, aku takut mati, sehingga jiwaku menjadi lemas.
... selanjutnya
Malu dan Keutamaannya

“Rasulullah Saw lebih pemalu dari pada perawan yang sedang dalam kamar pribadinya. Ketika beliau melihat sesuatu yang dibencinya, maka kami melihat hal itu dari wajahnya”
(HR. Al-bukhari dan Muslim). ... selanjutnya
Ayat-Ayat Pilihan
Bersegera Menjemput Syahid

من المؤمنين رجال صدقوا ما عاهدوا الله عليه فمنهم من قضى نحبه ومنهم من ينتظر وما بدلوا تبديلا

"Di antara orang-orang mukmin itu ada orang-orang yang menepati apa yang telah mereka janjikan kepada Allah; maka di antara mereka ada yang gugur. Dan di antara mereka ada (pula) yang menunggu-nunggu dan mereka sedikit pun tidak merubah (janjinya)"
(QS. Al-Ahzab, 33: 23)






... selanjutnya
Ujian Kebenaran Iman

Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: "Kami telah beriman", sedang mereka tidak diuji lagi? Dan sesungguhnya Kami telah menguji orang-orang yang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta
(TQS al-Ankabut [29]: 2-3).


... selanjutnya
Kisah Teladan
Abdul Malik bin Marwan - Berjasa Mencetak Uang Islam

Sejak negara Islam berdiri di Madinah, dan Nabi menjadi kepala negara Islam pertama, umat Islam sudah mengenal uang Dinar Bizantium, dan Dirham Kisra. Kedua uang dari dua negara yang berbeda ini mereka gunakan, tetapi bukan berpatokan pada nominalnya, melainkan berpatokan pada berat timbangannya. Mereka menggunakan timbangan penduduk Mekkah sebagai standar kedua mata uang tersebut. Sebagaimana sabda Nabi, “Timbangan (yang dipakai) adalah timbangan penduduk Mekkah, sedangkan takaran (yang dipakai) adalah takaran penduduk Madinah.” (HR Abu Dawud)

... selanjutnya
Harun ar-Rasyid dan Anjing Romawi

Harun ar-Rasyid, Khalifah Abbasiyyah yang memerintah sejak tahun 170-193 H. Selain kecintaannya kepada ulama dan ilmu, beliau juga dikenal sebagai khalifah yang sangat tegas dan pemberani. Sebagaimana penuturan suhunya sejarah (Syaikh at-Tarikh), at-Thabari, Khalifah yang satu ini memang dikenal rajin berperang. Beliau membagi waktu satu tahun untuk berperang, dan tahun berikutnya untuk berhaji. Itulah Khalifah Harun ar-Rasyid.
... selanjutnya
Harun ar-Rasyid dan Ulama

Tidak ada yang menyangkal keberanian Harun ar-Rasyid. Sikapnya yang begitu berani kepada Nakfur hingga kini menghiasi sejarah umat Islam. Tetapi, di balik sikapnya yang terkenal sangat pemberani, dia pun luluh di hadapan ulama. Bahkan, dia datang bersama kedua anaknya ke Madinah, sengaja untuk mendengarkan Imam Malik mengajarkan kitabnya, al-Muwattha'.

... selanjutnya
Khalifah al-Mahdi: Dicintai Rakyat Karena Kebijakannya

Al-Mahdi, Abu 'Abdillah Muhammad bin al-Manshur (158-169 H) adalah khalifah ketiga dari Khilafah 'Abbasiyah. Dia adalah putra Abu Ja'far al-Manshur, Khalifah kedua Khilafah 'Abbasiyah. Al-Mahdi dikenal dengan sifatnya yang dermawan dan sangat dicintai oleh rakyatnya. Dialah Khalifah pertama yang membuat kebijakan untuk menyusun beberapa kitab debat (Kutub Jadal) untuk menyerang kaum Zindiq dan Atheis, agar pandangan-pandangan mereka tidak merusak akidah umat Islam. Karena itu, dia banyak memonitor pemikiran, aktor dan gerak-gerik mereka. Sikapnya terhadap kaum Zindiq dan Atheis pun sangat tegas. Banyak di antara mereka yang dijatuhi hukuman mati.

... selanjutnya
Khalifah Umar bin Abdul Aziz: Pemimpin Yang Amanah Dan Taat

Umar bin Abdul Aziz memiliki sebuah peti yang berisi baju yang terbuat dari bulu dan rantai. Ia memiliki kamar khusus untuk shalat yang tidak dimasuki oleh orang lain. Jika telah datang waktu malam, maka ia membuka petinya dan memakai baju serta meletakkan belenggu dilehernya. Ia terus-menerus bermunajat kepada Rabb-nya dan menangis hingga terbit fajar.  ... selanjutnya
Memilih Wanita

Suatu malam, khalifah Umar bin Khattab RA keliling keluar masuk lorong kampung mengontrol keadaan rakyatnya, suatu pekerjaan yang rutin dilakukan beliau dalam kapasitas sebagai kepala negara. Tiba-tiba beliau mendengar sebuah percakapan menarik dari rumah seorang wanita penjual susu:
... selanjutnya
Kalimat Hikmah
Berteman

Wasiat Sayyidina ‘Ali kepada al-Hasan, “Jangan berteman dengan orang bodoh karena dia ingin memanfaatkanmu, lalu mencelakakanmu. Jangan berteman dengan pembohong, karena dia akan menjauhkanmu dari orang dekatmu, dan mendekatkanmu pada orang yang jauh denganmu”

(as-Suyuti, Tarikh al-Khulafa’, hal.145) ... selanjutnya
Bersedih Karena Tidak Bisa Berjuang di Jalan Allah

Ada sekelompok orang sahabat Nabi, 7 orang Anshor dan yang lainnya mereka dikenal dengan julukan al-Bakkaa’uun (orang-orang yang selalu menangis). Pada saat beliau sibuk mempersiapkan perang tabuk, mereka datang menemui Nabi SAW untuk meminta kendaraan yang bisa digunakan untuk berangkat jihad ke Tabuk, namun pada saat itu persediaan sudah habis. Rasulpun berkata: "Aku tidak menemukan kendaraan untuk membawa kalian", maka mereka pulang sambil memalingkan muka, mata mereka bercucuran air mata, mereka bersedih karena tidak bisa berinfaq dan tidak bisa berangkat jihad bersama Rasulullah SAW
[Sirah Nabawiyah: Ibn Hisyam, 2:518]

... selanjutnya
Nafsu itu Ibarat Bayi

Nafsu itu ibarat bayi, jika engkau biarkan, tumbuhlah besar, ia terus menyusu. Bila engkau sapih, ia pun berhenti. Maka, hindarkanlah keinginanannya dan waspadalah dari mempertuankannya. Bila engkau pertuankan nafsu, maka akan hina dina.
(al-Busyiri, Qashidah Burdah)
... selanjutnya
DUNIA IGI
Ikatan Guru Indonesia
INTERNET KELUARGA
Gerakan Internet Keluarga
SMART PARENTING
POJOK KOMENTAR
Komentar: 0

Kepala Dinas Pendidikan siapkan REWARD dalam bentuk bantuan sarana dan pra sarana pendidikan untuk sekolah yang prestasi UN-nya bagus. Sedangkan ekolah yang prestasinya kurang memuaskan akan diberi PUNISHMENT (Jawa Pos, 11/2/11)

Komentar:
Sarpras itu kewajiban pemerintah. Yang nilainya jeblok mungkin lebih butuh karena sarananya kurang memadai. Kalau mau beri punishment, hukumlah yang curang dalam UN. Ancaman seperti ini membuat kepala sekolah terbebani, lalu menekan guru menyusun "tim sukses" UN... baca & komentar
Komentar: 1
Polisi gandeng dewan usut dugaan potongan tunjangan untuk GTT Surabaya. Guru yang diintimidasi pemecatan oleh Kasek karena melapor juga akan dilindungi (Jawa Pos, 30/12/2010)

Komentar:
Oke, tunggu apa lagi, laporkan saja. Stop kedhaliman sekarang juga. Agar tak ada lagi pihak yang berani memotong tunjangan GTT setelah ini... baca & komentar
Komentar: 1
Kepala sekolah SD di Ngawi menipu puluhan calon mahasiswa, yang kebanyakan guru berijasah D-2. Modusnya, korban dijanjikan kuliah PGSD di Surabaya selama 4 semester (2 tahun) dengan biaya sekitar 8,5 juta per orang (Jawa Pos, 28/12/2010)

Komentar:
Pak Kasek, jangan "kreatif" kebablasan!!! Cari duit halal, dong. Para guru, kalau memang niat mau kuliah (lagi), plis cari kampus yang bener, dan jangan mudah tertipu... baca & komentar
© 2008-2011 Mohammad Ihsan. Hak cipta dilindungi Undang-Undang.
Counter
View My Stats
Statistik Kunjungan sejak
26 September 2008