|
Quote
Cari Berita & Artikel
Blog
|
Berita & Artikel
21 Jan 2011 | Dibaca 156 kali | 0 Komentar | Berita & Artikel
 JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Dalam Negeri mencatat, saat ini terdapat 17 dari 33 pimpinan daerah tingkat I atau gubernur berstatus tersangka. Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi mengatakan, sejumlah kasus yang melibatkan kepala daerah masih terus bergulir. Kasus terakhir yang baru saja diselesaikan adalah rencana penonaktifan Gubernur Bengkulu Agusrin M Najamuddin. Agusrin diduga terlibat korupsi dana bagi hasil Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) senilai Rp23 miliar. Selengkapnya
19 Jan 2011 | Dibaca 52 kali | 1 Komentar | Berita & Artikel
 Jakarta - Setelah ditunggu cukup lama, WikiLeaks akhirnya merilis dokumen dari Kedubes AS di Jakarta. Terungkap bahwa para blogger di Indonesia dimanfaatkan untuk kepentingan AS. Hal ini terungkap dalam sebuah kawat pada 12 Februari 2010 silam dari Kedubes AS Jakarta, kepada pejabat Kemlu AS bernama Jared Cohen. Seperti dilansir Guardian, Rabu (19/1/2011), kawat itu mengungkap strategi AS untuk memanfaatkan social media di Indonesia untuk kepentingan AS. Selengkapnya
19 Jan 2011 | Dibaca 378 kali | 0 Komentar | Berita & Artikel
 Pemerintah AS memanfaatkan social media di Indonesia mulai dari blog, Facebook sampai Twitter, untuk menyebar pengaruhnya. Dana tambahan yang diminta oleh Kedubes AS Jakarta mencapai US$ 100.000 atau Rp 900 juta rupiah. Hal ini terungkap dalam sebuah kawat pada 12 Februari 2010 silam dari Kedubes AS Jakarta, kepada pejabat Kemlu AS bernama Jared Cohen. Seperti dilansir Guardian, Rabu (19/1/2011), kawat itu mengungkap strategi AS untuk memanfaatkan social media di Indonesia untuk kepentingan AS.
Selengkapnya
12 Jan 2011 | Dibaca 43 kali | 1 Komentar | Berita & Artikel
 Ketua Komisi III DPR, Benny K Harman, Senin (10/1), mengungkapkan fakta yang sangat mengejutkan seputar kasus Gayus Tambunan.
Menurut Benny, mantan Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri (BHD)
pernah menyatakan kepadanya bahwa mengungpkap kasus Gayus bisa berdampak
terpecah-belahnya bangsa ini. Alasannya, kasus Gayus terkait dengan
perusahaan besar yang dimiliki orang dan politisi penting Indonesia.
Selengkapnya
|